News

Seorang Ibu Kandung Di Kabupaten Blitar Tega Jual Anaknya Kepada Lelaki Hidung Belang

Migala.net – Seorang wanita yang berasal dari Blitar yang juga merupakan seorang ibu dari anak kandungnya sedniri yang sengaja dipekerjakan sebagai seorang Pekerja Seks Komersial (PSK).

Hal tersebut dilakukannya dengan alasan lantaran kepepet dalam persoalan ekonomi keluarga mereka. Anak kandungnya yang saat ini masih berusia dibawah umur tersebut diperintahkan oleh pelaku untuk melayani lelaki hidung belang.

Kelakukan bejat sang ibu yang merupakan pelaku dilaporkan oleh tetangga sekitar rumah mereka yang mengaku tidak tega melihat korban selalu disuruh untuk melayani napsu para lelaku hidung belang yang sering datang kerumah.

Pelaku berhasil diamankan oleh petugas kepolisian pada saat sedang di depan pasar Bangle Kecamatan Kanigoro, usai melakukan transaksi dengan pelanggan.

“Kami tangkap HPL (41), ibu kandung yang mengekploitasi anaknya sendiri pada Selasa (29/5) sekitar pukul 10.00 wib,” jelas Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha di mapolres, Selasa (5/6/2018).

Anak yang menjadi korban kebejatan ibunya saat ini baru berusia 15 tahun. Korban masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Blitar.

“Dalam penangkapan itu, kami amankan juga barang bukti dari pelaku. Berupa uang Rp 300 ribu dan satu unit HP merk VIVO warna cream, yang dipakai komunikasi saat transaksi prostitusi terjadi,” ungkap Anissullah.

Dalam pengakuannya ke polisi, HPL memperkerjakan anaknya sebagai PSK selama satu tahun. Setiap usai melayani pelanggan, anaknya mendapat bayaran Rp 100 ribu.

“Yang Rp 50 ribu dikasih saya, yang Rp 50 ribu dipegang anak saya,” ucapnya.

Kini, HPL menjalani proses hukum. Dia terbukti melakukan tindak pidana mengekploitasi secara ekonomi anak kandungnya. Padahal UU No 23 tahun 2002 menyatakan, setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi secara ekonomi terhadap anak dan/atau memperniagakan perempuan yang belum dewasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *