News

Sebanyak Enam Pelaku Pengdar Pil Koplo Diamankan Petugas Polisi Di Surabaya

 

Migala.net – Petugas kepolisian berhasil mengamankan pil dobel L dengan jumlah sebanyak 4.800.800 butir pil. Pil yang juga disebut dengan pil koplo tersebut bernilai hingga Rp 2,5 miliar. Dengan tampilannya yang sudah dalam keadaan dikemas dalam 46 dus tersebut disita dari enam pelaku pengdarnya.

Saat ini keenam pelaku sudah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Enam tersangka tersebut diantaranya EN (38), AL (47), MT (25) dari Surabaya, dan EO (25) dan ST (35) dan TD (24) asal Jakarta. Dari keenam tersangka tersebut sudah dibagi tugasnya masing-masing. Mereka merupakan jaringan peredaran pil koplo antar propinsi yang lama beroperasi di wilayah Jakarta hingga Jawa Timur.

“Mereka adalah kelompok besar dari Jakarta. Persatu dusnya berisikan seratus ribu pil koplo. Keuntungan satu dus mulai Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Pil itu kemudian dipasarkan ke para pengecer,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, Senin (23/4/2018).

Pihaknya juga menuturkan jika pil koplo tersebut dijual secara eceran. Per bungkus yang didalamnya berisi ratusan pil koplo tersebut hanya dihargai Rp 25 ribu. Yang paling memprihatinkan, para pelaku menyasarkan pil tersebut terhadap para anak-anak sekolah yang masih dibawah umur.

“Dijualnya kepada anak-anak sekolah yang biasanya membeli secara patungan. Itu yang dijual di tingkat pengecernya. Kalau hari ini kami amankan 6 tersangka bandar-bandar besarnya,” kata Rudi.

Rudi menambahkan peredaran obat keras ini berasal dari bandar besarnya yang ada di Jakarta. Pil ini dikirim melalui ekspedisi untuk sampai ke Surabaya. “Pengirimannya melalui kurir ekspedisi,” lanjut Rudi.

Agar lancar dalam pengiriman dan untuk mengelabui polisi, pil koplo ini dikemas dalam plastik dengan label vitamin B. Dari kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 dus pil koplo berisi 88.000 dari IR (pengedar). Dari tersangka EN diamankan sebanyak 3 dus berisikan 308.000 butir pil koplo.

Atas kejahatan yang dilakukan enam tersangka tersebut akan dikenakan pasal 196, 197 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *