News

Puluhan Siswa Cirebon, Bertaruh Jawa Demi Sekolah

Migala.net – Hanya untuk memndapatkan ilmu seperti para anak-anak yang lainnya, pelajar SD yang bersekolah di SDN 2 Ciledug Wetan, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat harus sedikit berkorban untuk bisa sampai ditempat belajar mereka.

Pasalnya mereka harus menyeberangi sungai Cisanggarung untuk sampai di sekolah mereka. Keadaan tersebut mengetuk pintu para polisi yang bertugas disana. Sungai yang menghubungkan antara Kampung Palabuan dengan Kampung Kebon Awi, Desa Ciledug Wetan, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon mempunyai arus yang tidak begitu deras.

Para siswa yang kebanyakan berasal dari Kampung Palabuan harus menerobos arus Sungai Cisanggarung yang lumayan berbahaya.

Polisi langsung bergerak untuk membantu para siswa dengan cara menggendong, seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Ciledug Wetan, Bripka Renjana. Tak tanggung-tanggung, Bripka Renjana langsung menggendong dua anak dalam sekali penyeberangan.

Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Wadi Sa’bani mengapresiasi apa yang dilakukan Renjana. Menurut Wadi, aksi Renjana merupakan suatu kewajiban polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Ini merupakan aplikasi dari tugas kami (polisi) sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Saya berharap, di sungai itu bisa segera dibangun jembatan,” kata Wadi, Kamis (7/9/2017).

Wadi juga mengatakan, kemarin (6/9/2017) Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) menggelar rapat bersama masyarakat. Hasil rapat bersama itu, sambungnya, masyarakat dan pemerintah sepakat akan membangun jembatan penghubung antara Kampung Palabuan dengan Kampung Kebon Awi Desa Ciledug Wetan secara swadaya masyarakat.

“Nanti akan dibangun secara swadaya, untuk sementara. Karena saat ini, belum ada tindak lanjut dari pemerintah daerah dan provinsi terkait pembangunan jembatan,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *