News

Persiapan Hadapi Idul Adha Di Bantul

Migala.net – Jumlah stok hewan kurban yang ada di Kabupaten Bantul sudah memenuhi kuota untuk menghadapi musim Lebaran Idul Adha tahun ini. Dengan adanya stok yang tercukupi berdampak positif pada harga hewan korban tersebut.

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY melakukan pemantauan harga dan juga ketersediaan stok hewan kurban di Bantul, Rabu (16/8/2017). Para tim melakukan penelitian di sejumlah tempat yakni pasar, pasar, pedagang dan juga rumah pemotongan hewan (RPH) yang ada di Bantul.

“Dari pantauan tadi menurut informasinya sapi untuk kurban nantinya tersedia cukup, baik di peternak itu cukup banyak stoknya semoga saja tidak mendatangkan dari daerah lain,itu sudah cukup,” kata Kepala Bagian Analisa Kebijakan Produktivitas, Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Pemda DIY Deden Rohanawati usai pemantauan.

Disisi lain juga ada TIM TPID yang ikut memastikan kesehatan para hean yang akan dijadikan sebagai kurban di hari raya Idul Adha. Selain itu kesehatan hewan kurban juga harus dipastikan baik, hewan kurban yang ada dan diharapkan tidak ada lagi kasus cacing hati di kurban tahun ini, terlebih Pemkab Bantul sudah melakukan pemantauan kesehatan hewan kurban.

Terkait dengan harga, diklaim belum ada kenaikan dan harga yang ada di lapangan masih dalam kisaran wajar.

Harga sapi di Bantul saat ini berkisar rata-rata Rp 19 hingga 21 juta per ekornya. Ketua Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia Yogyakarta, Sri Fitriani mengatakan dari pergerakan pantauan harga sejak bulan lalu hingga saat ini tidak ada kelonjakan berarti harga hewan kurban.

Tidak ada lonjakan harga ini disebut karena ketersediaan dan distribusi yang lancar. Adapun diketahui kebutuhan hewan kurban khususnya sapi di Bantul berkisar 4000an ekor.

Sementara saat Idul Qurban disebutkan Sri akan ada penurunan permintaan daging di masyarakat, namun tetap mencukupi kebutuhan konsumen.

Tim TPID akan melakukan pantauan di Gunungkidul pada Senin pekan depan dan di Kulonprogo pada Selasa pekan depan dan selanjutnya akan dirilis di tingkat provinsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *