News

Peresmian Masjid Kampung Amrozi Di Lamongan

Migala.net – Sebuah masjid yang didirikan di kampung halaman salah seorang terpidana mati kasus Bom Bali yaitu Amrozi yang berada di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan diresmikan dengan nama Masjid Baitul Muttaqien Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Pembangunan masjid ini merupakan salah satu perwujudan pendekatan hati yang dilakukan oleh BNPT. Pendekatan soft power approach ini diharapkan bisa untuk menguraikan akar masalah tindak pidana terorisme.

“Program ini adalah program untuk menguraikan masalah mengapa ada masyarakat yang menjadi radikal. Diharapkan, tempat ini akan menjadi tempat deradikalisasi,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Suhardi Alius, Jumat (21/7/2017).

Selain Lamongan, Alius menuturkan jika kegiatan serupa juga dilakukan di beberapa tempat lain. Beberapa tempat tersebut, lanjut Alius, diantaranya adalah pesantren di Medan yang dipimpin mantan perampok bank yang kemudian mendapat hidayah dan membangun pesantren dan BNPT kemudian membangunkan masjid.

“Februari lalu kami resmikan, sekarang menjadi sentra deradikalisasi di Sumatera Utara,” katanya.

Pada kesempatan ini, Alius juga menitipkan Masjid dan yayasan lingkar Perdamaian kepada Bupati Lamongan, Fadeli agar bersedia mengirimkan orang dari Dinas Pendidikan Lamongan untuk memberikan pengetahuan tentang kebangsaan.

“Mari ciptakan Indonesia damai dalam kebhinnekaan, semoga apa yang kita kerjakan mendapat ridho dari Allah SWT,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *