News

Jalanan Trenggalek-Pacitan Amblas. Para Pengendara Harus Sabar

Migala.net – Sepanjang jalan yang berada di ruas Trenggalek-Pacitan keadaannya sekarang semakin diperparah dengan amblasnya separuh badan jalan dan tidak dapat dilewati oleh kendaraan baik roda dua ataupun roda empat.

Sebelumnya memang ruas jalan tersebut sudah mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh turunnya hujan dalam beberapa hari ini. Arus lalu lintas pada jalan tersebut juga terpaksa harus difungsikan dengan sistem satu arah saja. Sehingga kendaraan yang melintas harus sabar bergantian dengan kendaraan yang berasal dari lawan arah.

Jalanan yang rusak parah tersebut berada di kilometer 44 di Desa Cakul, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek. Meterial tanah yang tadinya akan dijadikan untuk memperbaiki jalan amblas dengan kedalaman lebih dari satu meter.

“Selain itu salah satu sisi tembok penahan jalan yang baru dibangun itu juga mengalami pergeseran sekitar satu meter. Karena hampir memakan setengah badan jalan maka kami pasang water barier sebagai pengaman,” kata Kapolsek Dongko, AKP Tri Basuki, Jumat (20/10/2017).

Keadaan yang dilihat sampai saat ini, kedua arus lalu lintas pada daerah tersebut masih terganggu dengan adanya separuh badan jalan yang amblas itu. Kendaraan yang berjalan berlawanan arah harus rela bergantian untuk dapat melintas. Meski demikian semua jenis kendaraan masih bisa melintasi ruas jalan tersebut.

Tri Basuki juga menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemelihara jalan nasional. Dan pada saat ini sudah mulai dilakukan proses perbaikan untuk megembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya.

“Kami mengimbau agar warga yang melintas pada ruas jalan tersebut berhati-hati, karena kebetulan lokasi jalan yang ambles berada setelah tikungan,” imbuhnya.

Sementara itu salah seorang warga, amblesnya ruas jalan nasional tersebut bersamaan dengan bencana tanah longsor yang terjadi di sejumlah daerah di Trenggalek beberapa waktu yang lalu. Sebelum kejadian, wilayah Kecamatan Dongko diguyur hujan lebat selama hampir semalam.

“Akibatnya tanah urukan pada proyek itu ambles, kalau untuk tembok penahan yang bagian bawah tidak masalah,” katanya.

Menurutnya, titik jalan nasional tersebut telah tiga kali mengalami kerusakan, amblas pertama terjadi pada bulan Desember 2016, kemudian dilakukan perbaikan dengan membangun tembok penahan jalan.

“Tapi kemudian amblas lagi bulan September dan yang terakhir bulan ini. Ini adalah akses utamanya dari Trenggalek menuju Kecamatan Panggul maupun Pacitan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *