News

Ditemukan Tewas Di Kubangan Galian Mojokerto Tanpa Baju Sehelaipun

Migala.net – Seorang pria yang bernama Dakin (35) ditemukan sudah dalam keadaan sangat mengenaskan. Korban diduga tewas lantaran tindak pembunuhan yang dilakukan dengan cara ditenggelamkan di sebuah kubangan bekas galian C yang berada di Desa Wonoploso, Gondang, Mojokerto.

Pakaian yang digunakan korban sewaktu belum meninggal dan juga ponsel milik korban yang mempunyai tato bergambar naga itu raib entah kemana. Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery menuturkan, pihaknya sudah meminta keterangan dari semua saksi sebanyak delapan orang yang mengetahui penyebab tewasnya korban.

Kedelapan saksi yang diperiksa oleh polisi yakni terdiri dari pemancing yang pertama kali menemukan mayat korban dan juga orang-orang yang terakhir kalinya bersama korban.

Diambil dari keterangan yang telah diberikan oleh saksi, Dakin masih nongkrong di warung kopi dekat rumahnya sekitar 2 hari sebelum mayatnya ditemukan. Menurut dia, baik rumah korban maupun warung kopi, jaraknya tak jauh dari kubangan bekas galian C tempat mayat korban ditemukan.

“Dari keterangan saksi saat itu pakaian dan ponsel milik korban masih ada,” kata Fery di kantornya, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Rabu (4/7/2018).

Hingga saat ini, baju dan juga ponsel milik korban masih belum diketahui dimana keberadaannya. “Kemarin kami olah TKP ulang mencari barang-barang tersebut belum ketemu,” ujarnya.

Disinggung terkait penyebab kematian korban, Fery mengaku belum bisa mengambil kesimpulan. Menurut dia tak ditemukan luka bekas senjata tajam di tubuh Dakin. Luka pada leher kiri korban diduga akibat pembusukan mayat.

“Kami masih menunggu hasil autopsi resmi dari rumah sakit untuk penyebab kematian korban,” tandasnya.

Mayat Dakin ditemukan pemancing ikan di kubangan bekas galian C Desa Wonoploso pada Senin (2/7) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban mengapung di tengah kubangan tanpa busana.

Saat ditemukan, kedua kaki pria asal Dusun Bacem, Desa Bening, Gondang, Mojokerto itu terikat dengan tanaman rambat. Terdapat batu yang diduga digunakan sebagai pemberat untuk menenggelamkan tubuh korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *