News

Blangko E-KTP Belum Ready.

Migala.net – Ketidak adaan blangko E-KTP yang hampir terjadi secara merata di Indonesia membuat para warga masyarakat harus rela mengantri banyak bahkan harus datang pada saat pagi waktu subuh untuk bisa mendapatkan jatah blangko E-KTP. Seperti di Brebes ada sebanyak 150 ribu warga masyarakat yang hingga kini belum juga mendapatkan E-KTP.

Setiap harinya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menerima permohonan e-KTP rata-rata 300 hingga 400 orang. Pelayanan yang diberikan sebatas perekaman dan pemberian surat keterangan pengganti e-KTP, karena alasan blangko sedang kosong.

Petugas hanya bisa memberikan janji hampir kpada setiap para warga yang mengajukan permohonan E-KTP setelah blangko sudah tersedia. Disamping para petugas hanya memberikan janji, mereka juga tidak memastikan kapan bisa mendapatkan E-KTP yang mereka inginkan dan tak tahu kapan pastinya tanggal pencetakan E-KTP mereka.

Sujai (43), warga Bulakamba, mengaku sudah berkali-kali datang ke kantor Disdukcapil untuk menanyakan proses pencetakan e-KTP. Namun jawaban petugas selalu sama; blangko sedang kosong.

“Saya sudah setahun lebih tapi belum jadi sampai sekarang. ini jadinya baru dikasih surat keterangan,” ujar dia.

Kepala Disdukcapil Brebes, Asmuni, membenarkan masih banyaknya warga yang belum mendapatkan e-KTP meski sudah melakukan perekaman. Diperkirakan, jumlah warga yang sudah merekam e-KTP sebanyak 150 ribu orang.

“Mereka tidak bisa mendapatkan e-KTP dan hanya surat keterangan pengganti e-KTP. Sebabnya karena stok blangko e-KTP sangat minim. Kami baru dikirimi 40 ribu lembar dan langsung dibagikan ke kecamatan-kecamatan,” ujar Asmuni, Jumat (21072017).

Menurutnya, secara bertahap, Disdukcapil sudah melakukan pencetakan e-KTP, disesuaikan dengan ketersediaan blangko yang ada. Bagi warga yang sudah lama melakukan perekaman dan belum mendapatkan e-KTP bisa membuka di website resmi Disdukcapil. Di website tersebut bisa diketahui nama nama pemohon yang sudah jadi.

Hal serupa terjadi di Kabupaten Tegal. Proses pembuatan e-KTP molor selama berbulan-bulan karena terkendala blangko yang kosong. Pemohon e-KTP harus menunggu tanpa kepastian kapan e-KTP mereka jadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *